TRANS STUDIO BANDUNG

Walau trans studio bandung ada website resminya sendiri di www.transstudiobandung.com, tapi tidak ada salahnya saya berbagi cerita – apa dan bagaimana trans studio bandung, terlebih untuk para pembaca yang ingin ke sana dan belum pernah ke sana.

Saya pergi ke sana dengan sang pacar hari kerja yaitu Rabu, 22 April 2013 untuk merayakan first anniversary kami, walau tidak persis tanggalnya di hari jadi karena ia ke Cina di ‘hari jadi’ tapi tetap sebuah perayaan first anniversary yang istimewa bagi kami.

Kenapa kami pilih hari kerja? Karena untuk menghindari harga mahal di weekend dan antri untuk menaiki wahana – yang kalau kita di Dufan, bisa abis waktu untuk antri naik wahana. Saran dari klienku IBIS Bandung juga mending datang hari kerja dengan teman atau pacar, kurang cocok dengan orang tua.

Tapi pas kami datang ke sana sayang sekali pas ada acara “Under Water Buble Show” from Riga, Latvia, dari tanggal 23-28 April 2013 yang menyebabkan harga tiket masuk yang seharusnya pada saat weekday Rp. 150.000,- malah menjadi Rp.250.000,- , harga yang sama dengan kalau kita datang weekend. Karena sudah cuti bersama dan sudah sampai di trans studio dengan naik travel cipaganti pagi hari ya sudah kami terima deh bayar segitu. Harga tiket masuk harus plus Rp. 10.000,- ya karena ada biaya kartu bank Mega. Setiap pembelian di dalam trans studio bandung dan food court Trans Studio Mall (TSM) itu harus menggunakan kartu bank Mega.

Jam buka Trans Studio Mall adalah:

  • Senin – Jumat: 10:00 – 21:00 WIB
  • Sabtu, Minggu dan hari libur: 09.00 – 22.00 WIB

Sebelum saya gambarkan Trans Studio Bandung, saya sarankan jangan ada yang bawa makanan bahkan cemilan ke sana ya, karena isi tas akan diperiksa dan dilarang bawa makanan walau hanya snack. Di sana disediakan tempat penitipan barang gratis karena tidak boleh bawa makanan ke dalam Trans Studio Bandung. Siapkan juga uang cash yang banyak ya, supaya bisa memasukkan uang ke dalam kartu untuk digunakan belanja dan beli makan siang atau makan malam atau sekedar camilan. Trans studio Bandung terletak di jalan Gatot Subroto Bandung, tidak jauh dari pool travel Cipaganti. Kalau ingin menginap, Trans sudah menyediakan hotel The Trans dan Hotel Ibis Trans Studio Bandung. Dua hotel ini hanya beda kelasnya saja, untuk Anda yang memang berduit silahkan menginap di The Trans, sedangkan untuk Anda yang level menengah bisa inap di Ibis Trans Studio. Nah kalau mau lebih murah lagi untuk menginap, Bandung ada banyak hotel lain di sekitar Trans Studio Bandung.

Trans Studio Theme Park adalah salah satu indoor theme park terbesar di dunia, terdiri dari dua lantai, memiliki 20 wahana yang fantantis, terbagi menjadi tiga zona, yaitu: Studio Central, kemegahan klasik ala Hollywood dan New York; Lost City, negeri para petualang yang haus tantangan; dan Magic Corner, kawasan sejuta keajaiban yang tiada habisnya.

  • Studio Central: Sebuah kawasan menakjubkan yang menampilkan gemerlap dunia layar lebar dan televisi dalam tampilan ala Hollywood era tahun 60-an. Zona ini menyingkap rahasia-rahasia di balik layar.
  • Magic Corner: Suasana penuh magis membuat Anda begitu yakin pada apa yang ada di depan mata. Pengunjung akan hanyut dalam sensasi yang ditimbulkan oleh dunia penuh keajaiban.
  • Lost City: Suatu kawasan super seru yang dikemas secara apik untuk dinikmati para penjelajah dan petualang sejati.

Di Studio Central, kami mencoba wahana Marvel Superheroes 4D, Transcar racing, vertigo (seperti kicir-kicir di Dufan), dan Giant Swing (seperti naik kora-kora di Dufan tapi ini diputar 3600), dan masuk ke Trans Studio Science Center dan Si Bolang Adventure. Di Studio Central ini sebenarnya ada wahana utamanya Trans Studio Bandung yaitu Yamaha Racing Coaster tapi sayangnya saat kami ke sana jam 10-an, katanya orang Trans, baru beroperasi jam 11 siang. Ya sudah deh, kami mencoba wahana lain dulu dan masuk ke dalam untuk mengikuti waktu jadwal show-show yang berlangsung dulu. Wahana ini terletak di dekat pintu gerbang masuk dan keluar serta rel coaster-nya keluar gedung, sehingga kami pikir pas pulang aja baru kami ke sana lagi. Tapi ternyata saat sore hari jam 4-an dan jam 6 kami mau naik malah tidak beroperasi karena cuaca buruk – yaitu mendung/gerimis/hujan di luar sana. Jadi sangat disayangkan kami tidak mencoba permainan ini. Yamaha Racing Coaster dikatakan sebagai Roller Coaster tercepat di dunia dengan manuver gerakan mundur yang sensasional.

Di Magic Corner, saya dan pacar nonton special effect action dan naik kereta dalam Dunia Lain the Ride. Kami suka dengan Special Effect Action-nya, bagus. Kalau Dunia Lain, semua orang pasti tahu, ya sejenis rumah hantu🙂

Di Lost City, kami makan siang paket ayam seperti CFC tapi bukan CFC atau KFC atau McD, seharga Rp.30.000-an per paket. Kemudian mencoba Kong Climb yaitu panjat tebing, Jelajah (sama seperti Niagara-gara di Dufan), dan Sky Pirates. Sky Pirates ini, kita seperti naik kereta gantung, sehingga kita bisa melihat zona Lost City dari atas tapi kita tidak melihat satu area trans studio Bandung ya.

Selebihnya saya suka dengan show yang ada, seperti:

  • Kabayan Goes to Hollywood ( 12.30 WIB)
  • Special effect action (14.00 WIB)
  • Trans Studio Parade & Laser Show (17.00 WIB)

Sayangnya, justru show spesial yang buat harga tiket mahal yaitu “Under Water Bubble Show” kurang menarik, membosankan; dalam waktu 10 menit saja, para penonton pada beranjak dari tempat duduknya. Karena kami tidak mau kehilangan show utama hari itu, ya kami nonton hingga habis, tapi sayang memang tidak menarik, membosankan sekali. Lebih banyak show dengan bubble-bubble dari air sabun yang biasanya jadi permainan anak-anak.

Trans Studio Bandung memang banyak wahana untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Tapi karena show atau drama musical-nya bagus, sebenarnya cocok juga untuk ajak orang tuaku sepertinya. Kemudian, di Trans Studio Bandung disediakan tempat untuk charge BB (Blackberry). Hanya saja kita harus nunggu sendiri selama charge dan ini membuang-buang waktu. Kita tidak boleh numpang charge di tempat makan atau pusat informasi sekalipun. Jadi siapkan powerbank Anda jika hanya modal BB datangnya. Paling baik ya bawa kamera digital, jangan seperti kami, karena dadakan putuskan hari maka tidak bawa kamera digital.

Ini foto kami di zona Studio Central sebagai penutup, memang seperti di luar negeri. Selamat berwisata kalau begitu ya..🙂

Image

Oya, tambahan kawasan trans studio membuat Trans Studio Bandung, Trans Studio Mall, Ibis Hotel, dan hotel The Trans terhubung dan membuat pengunjungnya nyaman. Trans Studio Mall dulunya adalah Bandung Supermall (BSM) yang diperluas dan berganti nama.

One thought on “TRANS STUDIO BANDUNG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s