Wisata Lebah (31 Desember 2010)

Liburan akhir tahun kebanyakan orang akan pergi ke Puncak untuk merayakan pergantian Tahun. Sudah pasti arah ke Puncak akan ramai dengan mobil pribadi. Saya sempat kepikiran untuk liburan keluarga ke Cimory, Ciawi paginya dan lanjut perjalanan ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan jika dibutuhkan menginap di Sukabumi semalam sambil melalui pergantian tahun di sana. Tapi papa mamaku selalu saja takut kecapekan dan kemacetan. Padahal ikut Tour lebih capek malah ikut, gak jelas … Hope so we’ll go there next new year.

Alternatif tempat wisata yang dekat rumah adalah Wisata Lebah, Cibubur. Wisata lebah adalah tempat dimana kami biasanya membeli Madu Pramuka. Tetapi akhir-akhir ini, kami baru tau jika sekarang ada wisatanya. Sehingga, kami memang berencana untuk wisata ke sana. Dari hasil telepon ke kantornya di 021-84598457, saya mengetahui bahwa Taman Wisata Lebah buka tiap hari untuk menjual madu tetapi jika ingin kunjungan ke taman wisata lebah maka datanglah Senin s/d Jumat jam 8.00 – 16.00 supaya ada guide-nya. Walaupun jam kantor mereka Senin-Jumat8.00-16.00, Sabtu 8.00-13.00, dan Minggu 8.00-16.00. Tetapi jika hari libur maka mereka tidak melayani kunjungan.

Lokasi Wisata Lebah ada di sebelah kiri setelah pintu keluar Tol Cibubur dari arah Jakarta. Jadi jika kami berangkat dari arah Cileungsi maka kami mesti berputar di Junction Cibubur kemudian belok di McDonald Cibubur masuk ke Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur. Karena kami tidak tahu jalur putar maka kami bertanya ke pos satpam di sana dan dikenakan tiket masuk mobil hari biasa Rp. 6.000,-. Tetapi mobil di belakang kami gak bayar tuh..

Alamat Lengkapnya: “Istana Lebah” Komplek Wiladatika Cibubur

Jakarta Timur 13720

“Madu Pramuka melayani layanan kunjungan (beestourism) bagi pengunjung yang tertarik dengan kehidupan lebah dan apa yang dihasilkannya. dalam sehari saja para pengunjung bisa mendapatkan ilmu lebah yang patut kita contoh, terutama kehidupan sosialnya.”

Biasanya kunjungan ini diperuntukkan bagi grup dalam rangka kegiatan edukasi anak-anak sekolah dan disediakan sertifikat. Wisata lebah juga menyediakan pelatihan dalam waktu 4 hari dengan/tanpa penginapan. Akan tetapi, Wisata Lebah juga menerima peserta secara individu dan umum. Waktunya pun fleksibel, bisa kapan saja. Tetapi sesuai dengan informasi saya sebelumnya, kita perlu sesuaikan dengan pawang lebahnya🙂

Kami berempat dikenakan biaya Rp.50.000,- oleh Pak Tri, padahal di telepon dua kali dikatakan bahwa gratis. Ya tapi kami bayar juga, itung-itung fee menjelaskan kami. Kami mengunjungi tempat budidaya lebah madunya dan mengenal kehidupan lebah, jenis-jenis lebah, mengetahui apa itu madu, royal jelly, beepolen, propolis, lilin (wax), serta apitoksin (racun lebah), serta cara memanen madu. Setelah kunjungan ke tamannya, kami menonton pemutaran video tentang lebah dengan masih dijelaskan oleh Pak Tri. Selama kunjungan kita bebas bertanya dan Pak Tri menjawab kami sabar dan jelas sekali.

Ingin merasakan sendiri manfaat kunjungan dan melihat berbagai jenis lebah madu datang saja langsung ke Taman Wisata Lebah. Selamat berlibur🙂