Membuat File ZIP

Walaupun topik ZIP sangat umum bagi pengguna komputer terutama bagi mereka yang bergelut di dunia IT atau Sistem Informasi, tapi masih ada yang belum tahu dan terbiasa memanfaatkan kemampuan ZIP file. Oleh sebab itu, penulis disini berbagi pengetahuan tentang File ZIP dan bagaimana membuat file ZIP.

ZIP adalah standar kompresi data yang paling populer. Dengan kompresi data, ukuran data akan lebih kecil dan satu folder/beberapa file dapat menjadi satu file saja, sehingga transfer data akan menjadi lebih mudah dan efesien/hemat bandwidth. Selain kemudahan tersebut, file ZIP lebih menjamin data yang dikirim tidak rusak dalam proses pengiriman. Kompresi sangat disarankan jika file yang kita kirim adalah file eksekusi Windows (.exe) atau berukuran besar, karena email yang kita kirim tidak akan dianggap spam atau pun file yang kita kirim tidak akan terhapus otomatis oleh Software Antivirus penerima.

Program kompresi yang populer adalah WinZip dan WinRar. Winzip menghasilkan file kompresi dengan ekstensi .zip, sedangkan WinRar dapat menghasilkan file kompresi dengan ekstensi .zip maupun file .rar. Meskipun kita tidak menginstal  software WinZip dan WinRar, kita dapat membuat file ZIP dengan mudah karena fungsi kompresi ZIP sudah terinstal bersamaan dengan terinstalnya Windows.

Cara kompress (zip) folder atau file-file yang kita miliki, adalah :

Dari aplikasi Windows Explorer, pilih folder atau file-file yang kita inginkan (jika memilih lebih dari satu file, klik file sambil tekan tombol Ctrl), kemudian klik kanan. Dari menu yang muncul pilih “Send to”, kemudian klik “Compressed (zipped) folder”.

Hasilnya dapat kita ketikkan nama file zip yang kita inginkan. Icon file ZIP yang muncul pada gambar di bawah ini bisa saja berbeda dengan tampilan di komputer Anda.

Jika Anda telah menginstal WinRar, Anda dapat membuat file zip dengan menggunakan aplikasi WinRar, dengan cara:

1)      Pilih folder atau file-file yang hendak dikompresi, kemudian klik kanan dan pilih menu “Add to achieve…”

2)      Setelah jendela WinRar muncul, pilih Achieve format: “ZIP”. Di bagian Archieve name tuliskan nama file kompresi yang dikehendaki, tetapi pastikan nama file tetap berakhiran .zip.  Secara default, nama file adalah nama folder yang kita kompresi atau nama folder letak file-file yang kita kompres berada.

File zip yang terbentuk akan secara default berada di folder yang sama dengan folder atau file-file yang kita kompres. Tetapi  jika Anda ingin mengubah letak penyimpanan file zip, Anda dapat menekan tombol “Browse” dan memilih lokasi baru untuk file zip yang terbentuk.

Setelah semua sesuai dengan Anda inginkan, klik tombol OK.

Hasilnya kurang lebih sebagai berikut:

Semoga bermanfaat..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s