Liburan ke Ciwidey (2-3 Oktober 2008)

Liburan lebaran tahun 2008 rencana pergi ke Ciwidey saat malam takbiran ke Kopo, Bandung dan hari pertama Lebaran pagi ke Ciwidey. Kenapa pilih Ciwidey karena di Ciwidey banyak tempat rekreasi dalam satu daerah saja, dan memilih malam takbiran ke Bandung dari Jakarta adalah untuk menghindari macet. Namun rencana gagal karena ortu masih lelah & tidak mau pergi.

Tapi hari kedua Lebaran ortu malah dadakan ngajak pergi ke Ciwidey. Mungkin liat aq sedih dan mau banget ke Ciwidey J. Jadi kita berangkat siang dari Cileungsi (desa sebelahnya Cibubur) ke Kopo, Bandung. Berangkat sekitar jam 1 siang dengan mampir ke Supermarket di Plaza Cibubur untuk membeli bekal, kita sampai di Bandung sekitar jam 6 sore karena macet di km 34-35 tol Cipularang.

Untungnya punya saudara di Kopo, jadi perjalanan ke Ciwidey bisa dilanjutnya besok paginya. Setelah browsing2 di internet, didapatkan data kalau Kopo lebih dekat ke Ciwidey. Rencana besok pagi bangun jam 6 dan berangkat jam 7, tapi karena papa bangunin kita jam 4.30 dan aq tidak bisa tidur lagi. Kita bangun jam 5 dan berangkat jam 6 pagi deh.


(sumber :http://k41.pbase.com/g6/76/410576/2/75486836.SkkqxUHr.jpg)

Tapi bagus loh berangkat jam 6 pagi dari Kopo karena selain kita terhindar dari macet, jalanan masih sepi sehingga bisa dengan jelas tuh melihat dan mengikuti petunjuk2 arah ke Ciwidey. Jam 7 saja kita sudah melewati Argapuri, Ciwidey dan Sindang Reret dengan kecepatan 40-60 km/jam. Setelah itu, kita melewati Masjid Besar Ciwidey, Hotel Pondok Selly di kanan jalan, Jalan Raya Rancabali. Kemudian melewati Abang Hotel, di sebelah kanan jalan dan Strawberry Farm di kiri Jalan, dan Ranca upas. Di Ranca upas jalanannya menanjak dan berkelok-kelok, sehingga jip dan mobil bak berhenti saat tanjakan. Jam 7.31 kita sudah sampai di loket tiket Kawah Putih, yang berada di sebelah kiri jalan. Untungnya kawah putih sudah buka dari jam 6.30 dan tutup jam 17.00. Katanya penjaga loket, Kawah Putih buka selama masih terang dan hari itu buka lebih pagi.

Harga masuk Rp.11.000,-/orang dan Rp.5000,-/mobil. Karena kita berlima dengan mobil maka harganya Rp.60.000,-. Dari loket, kita masih harus menempuh 5 km untuk menuju lokasi kawah putih, dimana jalannya kecil seperti jalan satu arah, menanjak, dan banyak tikungan tajam. Lagi2 karena kita datang pagi jadi masih sepi dan mobil bisa berkecepatan 20km/jam. Jarak dari Kopo ke Lokasi Kawah Putih adalah 40 km. Setelah kami parkir, kami menikmati keindahan pemandangan dan foto-foto dari jam 8 hingga jam 9. Kami tidak kuat lama2 di dalam area kawah putih karena bau belerang yang sangat menyengat. Di pinggir lain area kawah putih juga ada gua yang konon di jadikan tempat pertambangan belerang. Namun kita tidak bisa masuk ke dalam gua karena bau belerang yang sangat menyengat.

Kemudian 20 menit untuk membeli jus strawbery (harga Rp.5.000,-) dan melihat2 toko souvenir di pinggir area parkir. Setelah puas di Kawah Putih, kami turun 5 km ke loket dan menuju ke Situ Patenggang. Saat kita berada di jalan raya Ciwidey yang merupakan jalan masuk ke Kawah Putih ditutup dan mobil2 pengunjung parkir di seberang jalan karena sudah banyak pengunjung yang masuk Kawah Putih. Dari loket Kawah Putih kita belok kiri ke arah Situ Patenggang. Di sebelah kanan jalan ada bumi perkemahan ranca upas (jam 9.50), dan melewati taman wisata Cimanggu, serta melewati Rancabali. Hanya butuh waktu 15 menit dari Kawah Putih ke Situ Patenggang.

Harga masuk ke Objek Wisata Alam Patengan Rp. 4.000,-/orang, Rp.500,- sumbangan, Rp.1.500,- untuk biaya Parkir mobil, dan Rp. 10.000,- untuk karcis masuk mobil. Karena kita berlima dengan mobil, total Rp. 32.000,-. Disana banyak tempat parkir mobil dan di pinggir2 jalan banyak toko souvenir. Selain menikmati pemandangan danau, kita bisa naik perahu untuk mengitari pulau atau ke pulau Cinta. Biaya naik perahu untuk mengitari pulau yang di tengah danau Rp. 10.000,- dan biaya naik perahu untuk ke pulau cinta Rp.15.000,- (ini biaya Pulang-Pergi). Tapi ini biaya perahu jika naik perahu bareng2 dengan orang lain. Kalau mau sewa langsung satu perahu harganya sekitar Rp.150000,-. Perahunya seperti gambar di bawah ini, ada yang menggunakan dayung tapi ada yang menggunakan mesin:

Katanya di Pulau Cinta, kita bisa transit selama 15 menit. Tapi ternyata kita ditinggal lebih dari 15 menit, bahkan mungkin 45 menit karena perahunya cari penumpang lagi. Cerita dari Situ Patenggang dan batu Cinta bisa dilihat dari gambar berikut ini:

Jam 12.30, kita keluar dari Situ Patenggang untuk makan siang. Kita menuju Restoran Kampoeng Strawberry karena menurut blog yang aq baca lebih enak makanannya dibanding restoran lain. Dari Situ Patenggang ke Restoran melewati Tempat Pemandian Air Panas Walini di sebelah kiri jalan dan kemudian tempat Pemandian Cimanggu di kanan Jalan. Saat kita turun melewati kawah putih, jalan ke Kawah Putih dari Bandung macet panjang sampai ke ruas jalan raya di luar loketnya. Kemudian kami melewati Patuha Resort di sisi jalan kiri.

Jam 12.51 kita tiba di Restoran Kampoeng Strawberry. Sesampainya kita disana, ramai sekali sampai2 kita mesti cari meja makan/pondok2nya yang kosong. Kami baru pesan jam 1 lewat, tapi makanan belum juga diantar padahal sudah jam 2. Kasir kuberitahu mengenai lamanya dan dia hanya bilang sedang dikerjakan dan memang lagi penuh pesanan. Sedangkan kita melihat tamu lain sudah diantar makanannya. Tak sabar menunggu selama 1 jam, sempat aq bilang kalau kami akan pergi jika dalam waktu 10 menit makanan yang kami pesan masih belum diantar. Memang 10 menit kemudian makanan kami diantar, tapi tanpa minuman, tissue, lilin, dan nasi liwet kami diganti dengan nasi timbel (kata pelayan, nasi liwetnya habis). Selama kita makan, kami minta dibawakan lilin dan tissue karena banyak lalat. Tapi sampai kita selesai makan dan minum, lilin dan tissue tidak diantar juga. Minuman pun baru diantar saat kami hampir selesai makan. Selain itu, kita melihat pelayan mengantarkan nasi liwet ke pondok lain. Loh kok katanya habis? Mengecewakan sekali servisnya, entah karena hari Lebaran atau pelayannya sedikit. Berikut diriku tuliskan detail harga makanan yg kami pesan:

1 Paket Timbel 4org Rp. 112.000,-
1 Nasi Tutug Oncom Rp. 25.000,-
1 Juice Strawberry Rp. 12.000,-
1 Es Teh Manis Rp. 4.000,-
1 Es Campur Rp. 10.000,-
2 Teh Manis Rp. 8.000,-
Total Rp. 171.000,-

Oya, Juice Strawberry rasanya sama aja dengan juice strawberry yang aq beli di Kawah Putih Rp. 5.000,-. Dan Es Campurnya aneh karena rasanya mirip Es Teler menurutku.

Jam 2.45 kita meninggalkan Ciwidey, dan jam 3.02 kita telah melewati Sindang Reret. Karena rasa kesal di Kampoeng Strawberry, aq sampai lupa mau mampir ke sebelahnya untuk sekedar memetik strawberry. Kemudian kita menuju Bandung dan menyempatkan ke Primarasa atau Kartika Sari di Buah Batu untuk membeli oleh-oleh. Tapi sayang tutup dari hari Lebaran pertama, dan hari lebaran +2 juga masih tutup. Jam 4 sore kita masuk tol Buah Batu dan jam setengah limaan lewat kena macet di penyatuan jalan dari arah Pasteur dan Bandung. Kita sampai di Cibubur sekitar jam 7 malam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s