PENGALAMAN LASIK

Akhirnya waktuku dilasik datang juga setelah jodohku ketemu :) lalu mundur-mundur cari waktu yang cocok antara dokter dengan jadwal kerjaku. Saya memilih lasik di JEC walau dibanding RS/ klinik lain lebih mahal, tapi karena JEC adalah pioneer untuk lasik dan memang sudah ternama untuk penyembuhan mata, saya memilih lasik di JEC. Hal lainnya adalah dekat dengan kosanku karena JEC ada di Menteng. Mudah untuk kontrol mata pascalasik nantinya.

Saya berumur 29 tahun saat lasik dengan minus 8 (kiri-kanan) ada silinder 1 atau ½ di salah satu mata hasil pemeriksaan di JEC. Kacamataku sih minus 8 tanpa silinder, karena saya mau hilangkan silinder.

Pralasik dan konsultasi saya di lakukan hari Sabtu, 24 Agustus 2013. Tapi karena cari waktu yang pas untuk cuti 2 hari dari kerja, maka saya putuskan lasik tgl 26 September 2013, hari Kamis, beda 1 bulan dengan hari pemeriksaan pralasik. Pilih kamis, karena Dr. Johan ada di JEC Menteng hanya hari Selasa, rabu, kamis dan Sabtu saja. Inginnya sih Jumat, tapi Jumat Dr. Johan adanya di Kedoya. Tapi itulah rancangan manusia, rancangan Tuhan membuat saya lasik hari Jumat juga dengan Dr Johan di Kedoya menggunakan mesin z-lasik terbaru yaitu 6 dimensi, karena mesin z-lasik di Menteng sedang rusak dan tidak tahu kapan sembuhnya.

Hari-H Lasik (27 September 2013)

Saya diminta datang jam 12. Jam 12.00 tunggu giliran untuk periksa mata sesuai dengan mesin JEC Kedoya, karena sebelumnya saya diperiksa di JEC Menteng untuk mesin z-lasik Menteng. Jadi beda mesin lasik, maka pemeriksaannya juga berbeda. Makanya diperiksa ulang matanya. Tapi hanya beberapa mesin saja, yaitu yang diminta lihat lampu berputar-putar dan kita tidak boleh ngedip (pemeriksaan pentacam)

Jam 13.00 dipanggil masuk ke dalam ruangan dengan lepas sandal dan kita boleh ke toilet dulu. Masuk ruangan, kita tidak sendiri tapi pasien beserta peneman, karena ada surat persetujuan mengenai harga dan penjelasan pasca lasik, lalu tanda tangan. Setelah selesai urus administrasi, peneman kita keluar, dan saya dipakaikan jubah hijau dan shower cap hijau, seperti biasanya pasien yang akan dioperasi. Setelah itu duduk atau agak tiduran karena kursinya bisa dilurusin bagian kakinya jadi kita tiduran. Bagus sofanya J

Setelah berbaring, mata bagian luar kita dibersihkan dengan betadin, sepertinya untuk bersihkan eye shadow. Lalu mata kita di tetesi obat bius mata. Jadi bius mata hanya dengan tetes mata saja. setelah ditetesi mata, mata rasanya perih sekali. Mata ditetesi dua kali. Setelah beberapa lama, tiba giliranku yang dilasik. Hari itu ada 16 mata yang dilasik di JEC Kedoya. Saya pasien kedua yang di lasik hari itu oleh Dr. Johan.

Sebelum masuk ruangan, kita boleh tanya-tanya dengan dokter. Dr. Johan bilang “sudah doa kan? Nanti sambil doa dalam hati ya”. Maksudnya supaya saya tidak tegang, karena memang lasik itu pasien harus kooperatif dengan apa yang dikatakan dokter. Saya masuk ruangan operasi lasik dengan dituntun, lalu pakai sandal plastik seperti sandal crocs. Lalu berbaring di bed yang di atasnya siap mesin untuk laser.

Tahap pertama, kepala kita diposisikan yang tepat di bawah mesin, ternyata jepit rambutku mengganggu sehingga sempat dilepas dulu. Setelah itu mata saya dipasang penyangga. Selama lasik, dokter bercakap-cakap dengan saya supaya tenang dan juga mengikuti instruksinya. Mata yang dikerjakan dulu adalah mata kanan. Setelah pasang penyangga mata kanan, mata kanan di pasang alat untuk membuat flap. Mata kita harus fokus pada cahaya hijau. Awalnya penglihatan buram lalu gelap selama beberapa detik. Lalu flap dibuka untuk siap di laser oleh dokter. Selama operasi tidak ada rasa sakit, hanya terasa saat dipasang penyangga. Lalu saat dilaser kita harus lihat lampu warna merah dan tidak boleh lirik-lirik. Asisten dokter menghitung detik 1,2,3 .. dst setiap buat flap dan lasernya. Saat di laser, saya tidak niat lirik, tapi karena lelah, mungkin mataku gak fokus sehingga di mata kanan, saya kena tegur 2 kali karena lirik-lirik katanya.

Saat di laser, benar kata para blogger yang dilasik bahwa kita akan mencium bau terbakar seperti nyamuk terpanggang dalam raket listrik. Setelah laser, Dokter membersihkan cairan mata sebelum ditutup flapnya kembali dan melepaskan penyangga mata. Nah, dilakukan hal yang sama untuk mata kiri saya. Saat laser mata kiri, saya juga sempat ditegur karena mata gak fokus lagi 1x. Setelah selesai selama 15-20 menit, saya dituntun lagi pake sandal ke luar ruangan, lalu lepas sandal dan kembali tiduran diruang bareng perawat administrasi.

Mata saya masih buram dan mulai perih secara perlahan. Beberapa saat kemudian, saya ditanya sudah makan apa belum, karena saya jawab belum, saya diberi roti. Tapi perawat itu malah tidak datang lagi setelah saya habiskan roti, sampai saya panggil perawat di sana, ini mata saya sebaiknya ditutup atau buka aja. Setelah itu saya baru diberi 1 tablet obat penghilang rasa nyeri. Mungkin karena saya terlambat makan obat penghilang rasa nyeri, mataku berasa sakit sekali. Setelah ditutup, mau buka lagi tidak bisa. Tiap buka mata, pasti langsung keluar air mata. Mataku tidak bisa buka sampai saya tiba di kosan jam 6. Yang buat saya sangat khawatir dan takut adalah pasien lain sudah pada pulang dengan membuka mata. Sedangkan saya sudah 3-4 jam tutup mata, belum bisa buka juga. Walau kata perawatnya itu wajar dan memang berbeda-beda pada setiap kondisi mata pasien. Saya pulang masih di dorong kursi roda, dan selama di taksi masih tutup mata. Saat saya pulang, hanya tinggal saya dan 2 pasien lain. Oya, setelah kita dilasik, kita akan menggunakan pelindung mata (dop). Pelindung mata ini seperti kacamata renang bening tapi berlubang-lubang di pinggirnya. Makanya saat saya keluar air mata karena perih, air matanya ngalir ke pipi.

Sampai di kos makan dan tidur cepat. Mata sudah bisa lihat jam dinding walau belum jelas benar. Kita juga diberikan obat tetes mata 3 warna yaitu hijau, merah, dan kuning. Tetes mata hijau adalah air mata buatan yang ditetesi 2 jam sekali. Sedangkan tetes mata merah dan kuning adalah anti biotik yang di tetes pagi, siang, sore, dan malam.

H+1 Lasik

Mata tidak perih hanya terganjel, seperti lagi menggunakan softlense. Jam 11.30 saya kontrol mata ke JEC Menteng dengan Dr. Johan lagi. Hasil dengan mesin sih SPH +1 dan Cyl -1. Tapi saat test baca tulisan di ruangan dokter, katanya minusku sudah 0 (nol). Hanya sekarang penglihatannya masih belum benar-benar pulih, tapi akan perlahan pulih penglihatannya. Jadi sekarang baru 80% kejelasan penglihatannya. Saya bisa ketik bbm dari sejak selesai lasik, hanya akan buram-buram dikit. Pelindung mata dop sudah bisa dilepas dan hanya digunakan saat tidur siang/malam selama 2 hari. Sedangkan kalau keluar ruangan menggunakan sunglass, untuk menghindari diri dari sinar ultra violet matahari. Dokter bilang, sunglass bukan hanya untuk pasien pasca lasik, tapi mata normal juga perlu pakai, supaya pas tua tidak kena katarak karena kulit saja kena UV jadi hitam, mata kita bisa katarak kalau kena UV.

Malamnya saya sudah bisa ke undangan tapi ya hanya cuci muka dengan washlap tanpa makeup ke resepsi pernikahan teman gereja bersama keluargaku. Ciciku yang setir dan jemput saya dari kos. Control lagi ke dokter 2 minggu lagi.

H+2 lasik

Mata masih silau-silau. Ku jaga mata dari debu dan cahaya terang dengan sunglass. Tapi masih dong bisa lap-lap meja, karena di rumah tidak ada PRT dan penuh debu.

H+3 Lasik

Mata cepat lelah dan kering, tapi mataku bersih tidak merah. Penglihatan berasa peningkatannya. Tapi masih perlu istirahat, jadi masih tidak masuk kerja. Karena kalau kerja saya pasti lihat laptop sepanjang hari. Saya sore ke kosan sudah langsung sapu pel kamar, tapi gak berani keramas rambut sendiri. Jadi ke salon keramas rambut dan tutup muka selama keramas dan pengeringan. Sedangkan saya cuci muka sudah pakai air tapi tutup mata dan hati-hati saat lap mukanya supaya gak menekan mata.

H+4 lasik – H+6 Lasik

Sudah masuk kerja, tapi mata masih cepat lelah dan gak tahan dengan sinar laptop lama-lama. Sesuai aturan juga, tidak lupa menetes mata.

H+7 Lasik – H+13 Lasik

Karena sudah gatal banget rambut tapi tiap malam kemarin-kemarin, keluar kosan, ada urusan dengan pacar, jadi gak sempat keramas di salon. Maka saya memberanikan diri keramas dan cuci muka sendiri dengan tutup mata sampai dengan muka di lap handuk dan rambut dibungkus handuk, baru deh mandi badan.

Puji Tuhan, mataku sehat dan penglihatannya baik sampai hari ini (H+15 Lasik). Kadang-kadang masih merasa sedang menggunakan soflen. Hari demi hari, ketajaman mata semakin membaik.

Petunjuk sebelum dan sesudah lasik untuk pasien JEC juga bisa diminta duluan ke ruang Lasik, supaya kita dapat persiapan dengan baik untuk LASIK. Yang jelas selama 1 bulan setelah lasik tidak boleh berenang dan masih merawat mata dengan baik dari air dan sabun ya.

H+14 Lasik

Kontrol mata ke Dokter dan hasilnya katanya mataku masih sisa 0.25 dan mata kananku ada luka baret-baret karena dulu memakai soflen. Tapi bisa hilang dengan tetes mata dan obat. Setelah obat tetes mataku yang sekarang habis, harus dilanjutkan dengan tetes mata baru yang diberikan. Tetes matanya 4x sehari dan diberikan vitamin baru yang harus dimakan 2x sehari selama 2 minggu. Setelah ini baru kontrol 3 bulan lagi.

Harga tiap kali kontrol Rp. 300.000,- dan harga obat sekitar Rp. 300.000,-

LASIK

LASIK itu singkatan dari Laser Assisted In-situ Keratomileusis. Intinya LASIK adalah salah satu metode koreksi kelainan refraksi (minus, plus, silinder) dengan prosedur singkat (sekitar 10 menit per mata) dan tanpa rasa nyeri. Setelah mendapatkan tindakan LASIK, pasien tidak lagi membutuhkan bantuan kacamata atau lensa kontak untuk dapat melihat jelas.

Lasik sendiri ada beberapa macam, yaitu:

  • M-Lasik
  • Eye-lasik
  • Z-Lasik

Z-lasik adalah lasik tanpa pisau bedah, karena pembuatan flap menggunakan mesin.

Lasik itu diapakan sih matanya? begitu biasanya pertanyaan awam.

Nah lasik itu pertama membuat lapisan (flap) pada kornea. Selanjutnya flap tersebut dibuka dan dilakukan penyinaran laser pada bagian dalam kornea mata untuk menghilangkan minus, plus, dan silinder sehingga terbentuk permukaan kornea yang baru. Setelah penyinaran selesai flap dikembalikan ke posisi semula. Dalam waktu kurang dari 3 menit flap akan melekat dengan sendirinya tanpa perlu di jahit.

Karena koreksi kelainan refraksi pada mata dilakukan pada kornea makanya sebelum lasik, dilakukan pemeriksaan pra lasik yang terdiri dari:

  1. Dengan mesin memeriksa minus, plus, atau silinder mata
  2. Dengan mesin test tekanan mata
  3. Pasien dimata membaca huruf/angka di kejauhan seperti di optik kacamat
  4. Dokter memeriksa mata kita dan kita bisa konsultasi
  5. Selanjutnya adalah pemeriksaan pentacam dengan mengecek ketebalan kornea,
  6. Di tetes mata untuk membesarkan pupil kita, lalu cek mata lagi dengan mesin untuk cek syaraf mata
  7. Ke second opinion dokter

Setelah pemeriksaaan pralasik dilakukan, pasien tinggal bayaran deh di kasir :p

Nah, syarat-syarat lasik sbb:

  1. Disarankan usia 18 tahun ke atas
  2. Kedua mata harus dalam keadaan sehat
  3. Melepas soft contact lens selama 14 hari atau hard contact lens selama 30 hari berturut-turut sebelum tindakan lasik
  4. Tidak sedang hamil atau menyusui

Kalau minusnya bisa hilang semua atau tidak tergantung ke tebalan mata kita.

Sekarang kalau kita bicara mengenai harga lasik akan bervariatif mulai dari kita lasik dimana dan dengan metode apa. Karena saya lasik di JEC maka saya share harga lasik di JEC Menteng quarter 3 2013:

  • M-Lasik: 1 mata Rp. 7.750.000,- ; 2 mata Rp. 10.500.000,-
  • Eye-lasik: 1 mata Rp. 11.400.000,-; 2 mata Rp. 18.000.000,-
  • Z-Lasik: 1 mata Rp.11.990.000,-, 2 mata Rp. 22.000.000,-

Z lasik di menteng adalah z lasik 3 dimensi, sedangkan z-lasik di kedoya 6 dimensi. Karena itu harga z-lasik di kedoya lebih mahal jika dibandingkan dengan z-lasik di menteng.

Berikut penjelasan Dr. Johan via email ke saya perbedaan untuk kedua mesin tsb:

Lasik di menteng memberikan hasil lebih baik pada kasus silinder yang tinggi (silinder diatas 6).
Lasik di kedoya memberikan hasil yg lebih baik pada pasien minus yang usianya diatas 45 tahun.
Tapi pada kasus2 minus dan silinder yang tidak termasuk kedua kondisi diatas, maka kedua mesin Lasik di Menteng dan Kedoya memberikan hasil yang sama baiknya.

Kalau semakin jelas mengenai lasik, sebaiknya Anda banyak baca blog teman-teman yang sudah pernah lasik dan ikut seminar atau ke education center JEC. Kegiatan mencari informasi mengenai lasik sangatlah dianjurkan sebelum memutuskan di lasik. Baca juga pengalamanku sendiri di lasik :)

Gedung Resepsi Pernikahan di Jakarta (lanjutan)

Sesuai dengan blogku sebelumnya tentang Gedung Resepsi Pernikahan di Jakarta, saya update foto Gedung Departemen Sosial (Depsos) sbb: (Dekorasi Wulan Catering)

ImageImageImageImage

Gedung ini bagus untuk Resepsi dan harga juga masih belasan juta, masih seharga lah dengan Gedung Graha Marinir (yang dulunya bernama Gedung Panti Perwira). Gedung Depsos ini dilalui oleh jalur busway Ancol – Kp. Melayu dan dekat dengan gerbang tol Rawamangun. Selain itu, dia ada dinding putih yang luas, yang bisa kita jadikan spot untuk menembakkan infocus photo clip atau wedding clip selama resepsi. Sayang aja, pas kami kesana masih belum ada kepastian, apakah terbuka untuk umum. Dan saat sudah bisa untuk umum, Pak Ahmad tidak info kami, padahal kami sudah isi data untuk booking tgl pernikahan kami. Ya tidak jodoh di depsos berarti..

Info tambahan adalah parkiran motor beratap, sedangkan parkiran mobil alam terbuka, luas. No secure parking, hanya dijaga satpam.

 

Satu lagi, survei gedung daerah Salemba adalah Gedung Zeni. Gedung ini juga gedung pemerintahan. Informasi mengenai Gedung ini, saya tahu pertama kali dari Wulan Catering. Katanya luas, dinding putih dan ceilingnya tinggi. Pas kami ke sana, benar luas dan dinding putih, tapi kami merasa kepanjangan dan tidak cukup tinggi atapnya. Gedungnya luas sih dan cukup untuk 2000 tamu / 1000 undangan. Tapi keluasan untuk kami.

Lokasinya di sebelah Dinas pemadam kebakaran, Jalan Matraman Raya. Plang masuknya untuk dua arah mobil saja. Setelah masuk 200 meteran, baru sampai tempat parkir dan gedungnya. Berikut foto dalam gedungnya saat sedang dekorasi resepsi nanti malam:

ImageImage

ImageImage

 

Dan kami cukupkan survei gedung kami sampai gedung ini saja :)

Gedung Resepsi Pernikahan di Jakarta

Sesuai dengan kebutuhan kami akan gedung resepsi di sekitar Jakarta Pusat dan Utara dengan kapasitas 1000 tamu atau 500 undangan. Maka saya akan berbagi hasil survei kami selama quarter 2 tahun 2013. Ini karena saya sangat berterima kasih kepada para penulis blog sebelumnya yang menuliskan review hasil survei gedung mereka, sehingga kami mengetahui gedung-gedung selain vendor weddingku.com.

1 .Gading Marina

Lokasi: Kelapa Gading

Atap tidak tinggi

Contact Person: Sisca ( 021-4517888 )

Harga gedung kira2 30 juta-an

Tempat parkir lumayan banyak.

Tempat resepsi di lantai 2. Ada dua ruangan dengan kapasitas 1000 orang dan hanya 500-700 orang.

Foto: (hilang dari ipad camiku, jadi maaf gak bisa share di blog)

2. KTC Kelapa Gading

Lokasi: Kelapa Gading

Atap tidak tinggi. Parkiran luas. Ada di lt. 1. Ada ruang tunggu keluarga.

Ruang resepsi banyak tiang kaca dengan LCD untuk menayangkan video/photo clip pengantin.

Contact Person: 021-62202202

Harga paket kira2 90 juta

Foto: (hilang dari ipad camiku, jadi maaf gak bisa share di blog)

3. Balai Sudirman

Lokasi: Jalan Dr. Saharjo, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan

Dekat dengan gerbang tol Pancoran.

Harga Gedung : 26 juta

Ruangan resepsi:

(a)    Panti Prajurit dengan kapasitas 3000 orang, bentuk ruangan panjang.

(b)   Panti Perwira dengan kapasitas 1000 orang, bentuk ruangan lebar.

Area parkir luas.

Atap tinggi.

AC banyak dan dingin.

Contact Person: Ningsih (021- 83791623-26)

Foto ruangan Panti Perwira:

Balai-Sudirman-A1 Balai-Sudirman-A2 Balai-Sudirman-A3 Balai-Sudirman-A4 Balai-Sudirman-A5 Balai-Sudirman-A6

Foto ruangan Panti Prajurit

Balai-Sudirman-B1 Balai-Sudirman-B2 Balai-Sudirman-B3

(klik pada foto untuk melihat foto dalam ukuran besar)

4. Gedung Patrajasa

Lokasi: Jl. gatot subroto kav. 32, Jakarta Selatan.

Harga sewa gedung: Rp 20 juta.

Dekat gerbang tol: Gatot Soebroto

Lokasi resepsi ada di lantai 2 jadi mesti naik eskalator dulu.

Kapasitas ruangan bisa lebih dari 1000 orang.

Parkir menggunakan secure parking.

Atap tinggi. AC dingin dan banyak. Bentuk ruangan memanjang. Berkarpet.

Banyak space dari eskalator menuju pintu resepsi yang bisa digunakan sebagai tempat penerima tamu dan photo booth.

Contact Person: Ibu Umi (087876209124)

Foto patrajasa:

Patrajasa

5. The Tower Ballroom

Lokasi: Mall Gajah Mada, lantai 8

Parkir di Gedung Gajah Mada. Tapi tempat naiknya beda dengan mallnya ya..

Atap tidak terlalu tinggi, standard.

Bentuk ruangan letter L. Pintu masuk ada di samping. Keluar lift langsung pintu masuk resepsi.

Contact Person: Ine ( 021 99891578 )

Foto Tower Ballroom:

The-Tower-4 The-Tower-1

The-Tower-RuangMakanKeluarga

6. Departemen Sosial

Lokasi: Jl. Salemba Raya No. 28,Jakarta Pusat.

Waktu kami ke sana masih belum terbuka untuk publik, jadi masih belum tahu harga sewanya. Menurut wulan catering yang mengadakan resepsi di bulan Agustus di sana, harga sewanya Rp. 13 juta. Kapasitas gedung bisa untuk 1.000 orang.

Tempat parkir luas.

Atap tinggi. Gedung resepsi adalah gedung yang dibelakang.

Bentuk ruangan resepsi kotak deh sepertinya :)

Contact Person: Ahmad ( 0817 826 987 )

Foto: (akan saya update setelah tgl 18 Agustus ya, karena foto yang kemarin survei ada di camdig cami)

7. Gedung Pegadaian

Lokasi: Jl.Kramat Raya No.162 Jakarta Pusat.

Kapasitasnya untuk standing party sekitar 800-1000 orang.

Tempat parkir luas. Atap tinggi.

Bentuk ruangan melebar, bukan memanjang.

Harga: 70 juta ( paket 1000 orang dengan Permata Catering )

Contact Person:

Foto:

Pegadaian2 Pegadaian1

Ini foto saat gladi resik resepsi dengan dekorasi+catering dari Permata Catering

8. Gedung Graha Marinir

Lokasi : Kwitang, depan Toko Gunung Agung, dekat tugu Tani, Jakarta Pusat.

Harga: Rp. 11 juta

Contact Person: Pak Prayono 0813-1138-3392

Lahan parkir luas dan dijaga oleh marinir.

Atap tinggi. Bentuk ruangan panjang.

Foto:

Marinir-2 Marinir-1 Graha-Marinir-4 Graha-Marinir-3

9. SANDS BALLROOM & DINING THEATRE

Lokasi: mangga dua square

Website: www.sandsjakarta.com

Karena sedang ada acara, kami tidak masuk ke dalam, hanya ngintip dari luar.

Dari pintu masuk ke panggung tidak lurus tapi berbelok.

Jadi panggung, ada di sebelah kanan pintu masuk.

Bentuk ruangan melebar, bukan memanjang.

Paket standing party 2013 di sand:

  • Ruby 2013: Min 500 Pax. Harga: Rp. 108,888,000 Nett (Penambahan: Rp. 150.000 nett/pax)
  • Diamond 2013: Min 800 Pax. Harga: Rp. 165,888,000 Nett (Penambahan: Rp. 150.000 nett/pax)

Paket makan meja:

  • Purple Ruby 2013: Rp. 84,888,000 Nett (Min. 25 Table)
  • Green Ruby 2013: Rp. 95,888,000 Nett (Min. 25 Table)
  • Blue Ruby 2013: Rp. 135,888,000 Nett (Min. 25 Table)

10 . Shangrila Palace

Lokasi: Pasar Baroe

Contact Person: Cha cha 021-987 009 33; 085 795 333 392

Atap tinggi. Dekorasi pelaminan fix. Bentuk ruangan melebar. Ada di lantai 1. Ruangan lantai 2 lebih kecil.

Harga paketnya banyak sekali, bervariasi dan tidak mahal.

Hanya saja tempat parkirnya sedikit sekali dan parkir di jalan. Parkiran untuk keluarga hanya bisa untuk 3-5 mobil (kalau gak salah ingat), yang jelas sangat sedikit lah.

Foto:

shangrilla-palace-2 shangrilla-palace-1

11. Gedung Sasono Adiguno TMII

Lokasi: Taman Mini Indonesia Indah

Harga masuk gerbang TMII untuk mobil: Rp. 5.000,-

Kali ini bukan karena survei tapi menghadiri undangan tetangga.

Bentuk ruangannya melebar, atap tinggi, pendingin ruangan cukup.

Berikut fotonya:

TMII

12 . TARUMA GRAND BALLROOM 

Lokasi di Universitas Taruma Negara. Dekat dengan Mall Citra Land.

Kali ini juga bukan survei tapi menghadiri undangan teman kantor.

Secure Parking. Ke tempat resepsi harus naik lift dulu.

Pintu masuk ruangan resepsi ada di samping. Bentuk ruangan memanjang agak letter L.

Atap tinggi dan berkarpet. Ruangan pendingin cukup. Sepertinya dekorasi pelaminan fix.

Berikut fotonya:

Untar-2 Untar-1

JUNGLE LAND

Hari Sabtu, tanggal 18 Mei 2013 saya dengan keluarga pergi ke Jungle Land juga setelah diundur seminggu yang tadinya mau pergi pas hari raya “Kenaikan Yesus Kristus”. Tanggal 18 Mei 2013 kami ke sana, menurut bapak pemarkir, Jungle Land baru buka selama 2 minggu. Wah, masih baru banget kan? Saya pun tahu pertama kali dari anggota timku, dia dan teman-temannya rencana ke sana dalam bulan Mei karena selama bulan Mei 2013 hanya Rp. 75.000,-. Jadi saya ajaklah keluargaku ke sana. Harga normal tiket adalah Rp. 150.000,-.

Jungle land terletak di Sentul City, Bogor. Perjalanan ke sana setelah keluar tol Sentul City begitu menyegarkan karena udaranya bersih dan pemandangannya adalah pegunungan hijau, jalan rayanya pun lebar dan tidak padat dengan mobil seperti di Jakarta. Penanda jalan untuk menuju ke sana pun ada di sepanjang jalan, jadi tidak membingungkan kecuali pas sudah masuk perumahannya saja.

Menurut pandanganku, Jungle Land di desain seperti Genting Theme Park di Malaysia yang terletak di atas pegunungan. Bedanya kita tidak perlu naik cable car kalau ke Jungle Land :) Kalau memang mau investasi rasanya bagus banget beli rumah di sana karena pasti bakal naik kalau Jungle Land sudah jadi total dan ramai pengunjung.

Jungle Land - foto depan

Parkiran luas dan jam 11 kami ke sana parkiran sudah ramai dengan mobil. Desain bangunan depan untuk pengunjung juga bagus, menakjubkan. Setelah berjalan ke dalam ada loket untuk pembelian ticket dan tempat penyewaan loker untuk menyimpan barang bawaan kita. Tadinya saya pikir loker itu untuk makanan-makanan yang dibawa pengunjung seperti halnya di Trans Studio, ternyata bukan. Senangnya adalah kita bebas membawa bekal makanan ke dalam area Jungle Land, tidak seperti Trans Studio. Saat kami pergi ke sana, Jungle Land hanya menerima cash / uang tunai, belum bisa gesek kartu apapun dan tidak tersedia ATM. Tidak tahu kalau sekarang apakah sudah ada atau belum.

cap jungle land

Setelah kita memasuki gerbang masuk kita langsung masuk ke area Fun Science Adventure, dimana sekali masuk kita diminta berfoto di depan replika dinosaurus. Dalam area ini kita bisa lihat robot-robot (robot zoo) dan mencoba games konsentrasi. Kata pemandunya, jikalau kita konsentrasi, maka bola akan naik karena hembusan udara dari tempatnya. Dan tugas kita ada menjalankan bola tersebut melewati rintangan. Tertarik untuk mencoba?

test konsentrasi

Di setiap lokasi dalam jungle land, pasti akan banyak kamerawan yang menawarkan kita berfoto dan memberi kita nomor foto untuk pengunjung kumpulkan dan pilih saat kita mau pulang jika tertarik untuk mencetak. Satu foto ukuran 8R harganya Rp. 90.000,-. Setiap foto  akan diberi frame digital jungle land. Jikalau kita suka semua foto dan mau softcopynya juga bisa, harga 1 CD-nya Rp. 300.000,- (kalau tidak salah ingat). Dalam 1 CD tersebut, semua foto sudah diberi frame digital jungle land dan kita dapat cetakan gratis sebanyak 3 cetak foto.

Jungle Land ada 5 zona yaitu: Downtown, Carnivalia, Mysteria, Explora, dan Tropicalia. Sayangnya, saat kami ke sana tanggal 18 Mei 2013, Jungle land baru bangun 2 zona yaitu downtown dan carnivalia. Zona carnivalia saja belum jadi total, karena masuk belum ada Kolecer (kalau di Dufan namanya Kincir Raksasa).  Permainan banyak untuk pengunjung dewasa dan anak-anak. Kalau hanya bermain dan mengelilingi Jungle land, jam 2-3 pm juga sudah selesai. Untungnya dan pintarnya, Jungle Land memberikan atraksi-atraksi setiap hampir 30 menit sekali. Saya suka sekali dengan ‘fire dance’ dan ‘tari rimba’-nya. Bagus sekali. Permainan orang dewasa yang memicu adrenalin yang menarik untuk dicoba saat itu adalah wahana ‘Disco’ dan ‘Petir’.

Image

Petir Jungle Land

Dan terakhir inilah para mascotnya Jungle Land: si burung putih (lupa namanya) dan Lenny

mascot jungle land

Kami tunggu kamu sudah selesai bangun semua ya Jungle Land :)

Website resmi jungle land: http://www.jungleland.co.id/

TRANS STUDIO BANDUNG

Walau trans studio bandung ada website resminya sendiri di www.transstudiobandung.com, tapi tidak ada salahnya saya berbagi cerita – apa dan bagaimana trans studio bandung, terlebih untuk para pembaca yang ingin ke sana dan belum pernah ke sana.

Saya pergi ke sana dengan sang pacar hari kerja yaitu Rabu, 22 April 2013 untuk merayakan first anniversary kami, walau tidak persis tanggalnya di hari jadi karena ia ke Cina di ‘hari jadi’ tapi tetap sebuah perayaan first anniversary yang istimewa bagi kami.

Kenapa kami pilih hari kerja? Karena untuk menghindari harga mahal di weekend dan antri untuk menaiki wahana – yang kalau kita di Dufan, bisa abis waktu untuk antri naik wahana. Saran dari klienku IBIS Bandung juga mending datang hari kerja dengan teman atau pacar, kurang cocok dengan orang tua.

Tapi pas kami datang ke sana sayang sekali pas ada acara “Under Water Buble Show” from Riga, Latvia, dari tanggal 23-28 April 2013 yang menyebabkan harga tiket masuk yang seharusnya pada saat weekday Rp. 150.000,- malah menjadi Rp.250.000,- , harga yang sama dengan kalau kita datang weekend. Karena sudah cuti bersama dan sudah sampai di trans studio dengan naik travel cipaganti pagi hari ya sudah kami terima deh bayar segitu. Harga tiket masuk harus plus Rp. 10.000,- ya karena ada biaya kartu bank Mega. Setiap pembelian di dalam trans studio bandung dan food court Trans Studio Mall (TSM) itu harus menggunakan kartu bank Mega.

Jam buka Trans Studio Mall adalah:

  • Senin – Jumat: 10:00 – 21:00 WIB
  • Sabtu, Minggu dan hari libur: 09.00 – 22.00 WIB

Sebelum saya gambarkan Trans Studio Bandung, saya sarankan jangan ada yang bawa makanan bahkan cemilan ke sana ya, karena isi tas akan diperiksa dan dilarang bawa makanan walau hanya snack. Di sana disediakan tempat penitipan barang gratis karena tidak boleh bawa makanan ke dalam Trans Studio Bandung. Siapkan juga uang cash yang banyak ya, supaya bisa memasukkan uang ke dalam kartu untuk digunakan belanja dan beli makan siang atau makan malam atau sekedar camilan. Trans studio Bandung terletak di jalan Gatot Subroto Bandung, tidak jauh dari pool travel Cipaganti. Kalau ingin menginap, Trans sudah menyediakan hotel The Trans dan Hotel Ibis Trans Studio Bandung. Dua hotel ini hanya beda kelasnya saja, untuk Anda yang memang berduit silahkan menginap di The Trans, sedangkan untuk Anda yang level menengah bisa inap di Ibis Trans Studio. Nah kalau mau lebih murah lagi untuk menginap, Bandung ada banyak hotel lain di sekitar Trans Studio Bandung.

Trans Studio Theme Park adalah salah satu indoor theme park terbesar di dunia, terdiri dari dua lantai, memiliki 20 wahana yang fantantis, terbagi menjadi tiga zona, yaitu: Studio Central, kemegahan klasik ala Hollywood dan New York; Lost City, negeri para petualang yang haus tantangan; dan Magic Corner, kawasan sejuta keajaiban yang tiada habisnya.

  • Studio Central: Sebuah kawasan menakjubkan yang menampilkan gemerlap dunia layar lebar dan televisi dalam tampilan ala Hollywood era tahun 60-an. Zona ini menyingkap rahasia-rahasia di balik layar.
  • Magic Corner: Suasana penuh magis membuat Anda begitu yakin pada apa yang ada di depan mata. Pengunjung akan hanyut dalam sensasi yang ditimbulkan oleh dunia penuh keajaiban.
  • Lost City: Suatu kawasan super seru yang dikemas secara apik untuk dinikmati para penjelajah dan petualang sejati.

Di Studio Central, kami mencoba wahana Marvel Superheroes 4D, Transcar racing, vertigo (seperti kicir-kicir di Dufan), dan Giant Swing (seperti naik kora-kora di Dufan tapi ini diputar 3600), dan masuk ke Trans Studio Science Center dan Si Bolang Adventure. Di Studio Central ini sebenarnya ada wahana utamanya Trans Studio Bandung yaitu Yamaha Racing Coaster tapi sayangnya saat kami ke sana jam 10-an, katanya orang Trans, baru beroperasi jam 11 siang. Ya sudah deh, kami mencoba wahana lain dulu dan masuk ke dalam untuk mengikuti waktu jadwal show-show yang berlangsung dulu. Wahana ini terletak di dekat pintu gerbang masuk dan keluar serta rel coaster-nya keluar gedung, sehingga kami pikir pas pulang aja baru kami ke sana lagi. Tapi ternyata saat sore hari jam 4-an dan jam 6 kami mau naik malah tidak beroperasi karena cuaca buruk – yaitu mendung/gerimis/hujan di luar sana. Jadi sangat disayangkan kami tidak mencoba permainan ini. Yamaha Racing Coaster dikatakan sebagai Roller Coaster tercepat di dunia dengan manuver gerakan mundur yang sensasional.

Di Magic Corner, saya dan pacar nonton special effect action dan naik kereta dalam Dunia Lain the Ride. Kami suka dengan Special Effect Action-nya, bagus. Kalau Dunia Lain, semua orang pasti tahu, ya sejenis rumah hantu :)

Di Lost City, kami makan siang paket ayam seperti CFC tapi bukan CFC atau KFC atau McD, seharga Rp.30.000-an per paket. Kemudian mencoba Kong Climb yaitu panjat tebing, Jelajah (sama seperti Niagara-gara di Dufan), dan Sky Pirates. Sky Pirates ini, kita seperti naik kereta gantung, sehingga kita bisa melihat zona Lost City dari atas tapi kita tidak melihat satu area trans studio Bandung ya.

Selebihnya saya suka dengan show yang ada, seperti:

  • Kabayan Goes to Hollywood ( 12.30 WIB)
  • Special effect action (14.00 WIB)
  • Trans Studio Parade & Laser Show (17.00 WIB)

Sayangnya, justru show spesial yang buat harga tiket mahal yaitu “Under Water Bubble Show” kurang menarik, membosankan; dalam waktu 10 menit saja, para penonton pada beranjak dari tempat duduknya. Karena kami tidak mau kehilangan show utama hari itu, ya kami nonton hingga habis, tapi sayang memang tidak menarik, membosankan sekali. Lebih banyak show dengan bubble-bubble dari air sabun yang biasanya jadi permainan anak-anak.

Trans Studio Bandung memang banyak wahana untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Tapi karena show atau drama musical-nya bagus, sebenarnya cocok juga untuk ajak orang tuaku sepertinya. Kemudian, di Trans Studio Bandung disediakan tempat untuk charge BB (Blackberry). Hanya saja kita harus nunggu sendiri selama charge dan ini membuang-buang waktu. Kita tidak boleh numpang charge di tempat makan atau pusat informasi sekalipun. Jadi siapkan powerbank Anda jika hanya modal BB datangnya. Paling baik ya bawa kamera digital, jangan seperti kami, karena dadakan putuskan hari maka tidak bawa kamera digital.

Ini foto kami di zona Studio Central sebagai penutup, memang seperti di luar negeri. Selamat berwisata kalau begitu ya.. :)

Image

Oya, tambahan kawasan trans studio membuat Trans Studio Bandung, Trans Studio Mall, Ibis Hotel, dan hotel The Trans terhubung dan membuat pengunjungnya nyaman. Trans Studio Mall dulunya adalah Bandung Supermall (BSM) yang diperluas dan berganti nama.